Pages - Menu

Kamis, 02 Mei 2013

PROTOCOL DAN ARSITEKTUR PROTOKOL


Proses pertukaran informasi antara komputer untuk keperluan saling bekerja sama secara umum menunjukkan suatu komunikasi komputer. Hampir sama dengan itu, saat dua komputer atau lebih saling dihubungkan melalui sebuah jaringan komunikasi, rangkaian station-station komputernya disebut sebagai computer network. Karena dengan tahap yang sama saling kerja sama diperlukan antara user terminal dan komputer, istilah istilah ini sering digunakan ketika beberapa entity dari sistem adalah terminal.

Saat membahas masalah komunikasi komputer dan jaringan komputer, terdapat dua konsep penting, yakni
  •  Protocol
  •  Arsitektur komunikasi komputer (Computer communications architecture), dan juga arsitektur protocol (protocol architecture)
Sebuah protocol dipergunakan untuk proses komunikasi di antara entiti pada sistem yang berbeda beda. Istilah entiti dan sistem dipergunarkan dalam berbagai istilah umum. Sebagai contoh entiti adalah program program aplikasi. user (user aplication programs), program transfer file (file transferpackage), sistem manajemen data base (data base managemenet system), fasilitas electronic mail, dan terminal. Sedangkan contoh untuk istilah sistem adalah komputer, terminal, dan sensor remote (remote sensors). Perlu diingat bahwa pada beberapa kasus tertentu di mana entity dan sistem berada bersifat coextensive (misalnya, terminal). Umumnya, suatu entity cukup mampu untuk mengirim dan menerima informasi, dan suatu sistem secara fisik merupakan obyek yang berbeda yang memuat satu entity atau lebih. Bagi dua entity agar dapat berkomunikasi secara lancar, ibaratnya, keduanya harus berbicara dengan dua bahasa yang sama. Apa yang dikomunikasikan, bagaimana komunikasi itu terjadi, serta saat komunikasi tersebut dilakukan haruslah sesuai dengan kesepakatan di antara entity-entity yang terlibat. Kesepakatan yang dimaksud menunjuk pada sebuah protocol, yang dapat juga diartikan sebagai suatu rangkaian aturan yang membawahi proses pertukaran data di antara dua entity. Elemen elemen kunci untuk sebuah protocol adalah sebagai berikut.


  • Syntax: Meliputi segala sesuatu yang berkaitan dengan format data dan level level sinyal
  • Semantics: Meliput iinformasi kontrol untuk koordinasi dan pengendalian kesalahan
  • Timing: Meliputi kesesuaian urutan dan kecepatan
Sebagai contoh, dalam Gambar 1.4 dianjurkan cara di mana suatu fasilitas transfer file dapat diimplementasikan. Terdapat tiga modal yang dipergunakan. Task 3 dan 4 pada daftar sebelumnya ditunjukkan lewat sebuah modul transfer file. Kedua modul dalam kedua sistem mempertukarkan file dan perintah.

A Simplified Architecture for File Transfer

Bagaimanapun juga, daripada menggunakan modul transfer file untuk menghadapi detail detail pengalihan data dan perintah yang sebenarnya, masing masing model transfer file mengikuti modul layanan komunikasi. Modul ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa file transfer command clan data cukup andal pertukarannya di antara sistem. Antara lain, model ini menunjukkan mengenai task 2. Kita mengamati bahwa sifat pertukaran di antara sistem bebas dari sifat jaringan yang menghubungkannya satu sama lain. Untuk itu, daripada menyusun detail detail dari interface jaringan ke dalam modul layanan komunikasi, lebih masuk akal bila memiliki model ketiga, yaitu modul akses jaringan (network access module), yang bisa menampilkan task 1 dengan cara berinteraksi dengan jaringan.

Untuk meringkasnya, modul transfer file yang berisikan semua logic yang unik ke aplikasi transfer file, seperti misalnya pasword-pasword transmitting (transmitting paswords), file commands, serta file records. Diperlukan untuk mentransmisikan file file dan perintah perintah tersebut secara tepat. Bagaimanapun juga, perangkat reliabilitas berurutan yang sama sangatlah relevan dengan berbagai jenis aplikasi (misalnya, electronic mail, transfer dokumen). Untuk itu, pada dasarnya logic yang berkaitan dengan jaringan terpisah jauh menjadi modal akses jaringan tersendiri Jadi, bila jaringan yang dipergunakan berubah, hanya modul akses jaringanlah yang terpengaruh.

Demikian, daripada menggunakan modul tunggal untuk meningkatkan kinerja komunikasi, masih ada rangkaian terstruktur dari model-model tersebut yang menerapkan fungsi-fungsi komunikasi. Struktur tersebut disebut sebagai arsitektur protocol (protocol architecture).

Tidak ada komentar: