Mengenai teknologi informasi, satu hal penting yang dapat membentuk sebuah informasi yaitu dengan adanya sebuah data. Data merupakan kumpulan fakta yang juga diperlakukan sebagai raw materials. Secara formal data dapat didefinisikan sebagai representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya. Kemudian, Informasi itu sendiri adalah data yang memiliki makna didalam konteksnya, data yang saling berhubungan, dan data setelah dimanipulasi serta properti yang terstruktur. Sehingga, untuk menjadi suatu informasi, data tersebut harus terlebih dahulu mengalami tahap pemrosesan. Pada akhirnya informasi tersebut dapat dijadikan pengetahuan (knowledge) di mana pengetahuan itu merupakan hasil internalisasi informasi dan memahami informasi untuk mendukung keputusan terhadap area perhatian tertentu.
Selain itu, terdapat banyak sumber untuk bisa mendapatkan sebuah informasi, yaitu melalui: melakukan pengamatan lapangan, memberikan pertanyaan, kejadian atau event, simulasi, media massa, alat telekomunikasi, alat elektronis, dan sebagainya. Namun walaupun seperti itu, sifat dari informasi terkadang perfect (sempurna, pasti), dan bisa juga imperfect (tidak sempurna, mengandung ketidaksempurnaan), maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehingga informasi itu bisa dikatakan sebuah informasi yang baik. Yaitu beberapa karakteristik dari sebuah informasi yang baik, diantaranya tepat waktu, akurat, mudah pada saat diakses, menghilangkan keraguan, berhubungan atau berkaitan dan memang berdasarkan fakta yang sudah ada.
Mengenai teknologi, pengertian teknologi adalah yaitu ilmu yang berkaitan dengan seni atau sains dengan pengaplikasian pengetahuan saintifik ke praktis, atau bisa juga aplikasi praktis dari sains dalam industri atau bisnis. Maka, bisa dikatakan bahwa teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisis, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar. Bukan hanya itu saja, sarana fisik, komponen TI, layanan TI, dan manajemen TI yang mendukung seluruh organisasi juga termasuk teknologi informasi. Contoh TI: speradsheet, mikrokomputer, CD-ROM, computer mainframe, notebook, papan digital, dan lain-lain
Teknologi Informasi juga memiliki tujuan dan fungsi yaitu,
- tujuan: mempermudah dalam memecahkan masalah, membuka kreativitas dan efektivitas serta efisiensi,
- fungsi: menangkap, mengolah, menghasilkan, menyimpan, mengambil kembali, dan transmisi.
Perlunya TI dalam kehidupan sehari-hari dikarenakan, kompleksnya tugas manajemen, pengaruh dari globalisasi, perlunya respon waktu yang cepat, tekanan dalam persaingan bisnis dan peningkatan layanan.
Kemudian komponen utama dari Teknologi Informasi itu sendiri ada tiga, yang pertama adalah Hardware yaitu, istilah umum yang merujuk pada bagian-bagian fisik dari sebuah teknologi. Kedua yaitu, Software, adalah sekelompok item atau objek yang membentuk “konfigurasi” di mana di dalamnya termasuk program, dokumen dan data. Kemudian yang terakhir adalah Brainware, istilah yang digunakan untuk manusia yang berhubungan dengan sistem komputer. Selain dari ketiga komponen utama di atas, ada dua tambahan komponen lagi, yang pertama yaitu, Firmware adalah perangkat lunak yang “ditanamkan” ke perangkat keras secara semi-permanen.Kedua komponen (Software dan Hardware) merupakan kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan satu antara yang lain.Instruksi yang disimpan permanen di ROM. Kemudian yang kedua yaitu, Infoware. Yang termasuk dalam infoware di sini adalah user manual, SOP, Cyber Law.
Beberapa penerapan dari teknologi informasi antara lain di bidang Industri, Perbankan, Pendidikan, Kesehatan, Pemerintahan, Hiburan dan sebagainya.

1 komentar:
hebattttttttt
Posting Komentar